POLITIK JATAH PREMAN - ORMAS DAN KUASA JALANAN DI INDONESIA PASCA ORDE BARU

 

Rp72,350


Semua buku ORIGINAL dan KONDISI BAIK


POLITIK JATAH PREMAN: ORMAS DAN KUASA JALANAN DI INDONESIA PASCA ORDE BARU

Ian Douglas Wilson

Penerjemah: Mirza Jaka Suryana

xxii + 315 hlm; 14 x 20,3 cm.

ISBN: 978-979-1260-83-1

Weight 0.3 kg

Dimensions 14  20.3 cm

Penerbit: Marjin Kiri

Keberadaan geng, preman, dan milisi telah menjadi ciri yang melekat dalam kehidupan sosial-politik di Indonesia. Selama masa Orde Baru, mereka digunakan sebagai alat untuk menegakkan tertib sosial versi negara dan melanggengkan kekuasaan rezim, misalnya kewenangan yang dimiliki organisasi pemuda untuk menggebuk para pengkritik rezim dengan mengatasnamakan Pancasila. Demokratisasi pasca 1998 tidak mengakibatkan lenyapnya kelompok-kelompok ini, melainkan mereka beradaptasi dan mencari celah dalam konteks politik yang berubah. Membela agamabukan lagi membela rezimkini menjadi salah satu alasan keberadaan mereka. Lalu desentralisasi menguatkan unsur etnisitas sebagai landasan ormas. Jenis baru ormas-ormas jalanan ini memadukan perburuan rente secara predatoris dengan klaim merepresentasikan kelompok sosial-ekonomi yang terpinggir.


Didasarkan pada riset lapangan yang intens dan panjang, buku ini menyuguhkan analisis  komprehensif mengenai hubungan yang berubah antara kelompok-kelompok ini dengan pihak berwenang dan kekuasaan politik pasca Orde Baru. Dalam mengonsolidasi kuasa kewilayahan mereka di tingkat lokal, kelompok-kelompok ini pada taraf tertentu berhasil merebut legitimasi yang tidak semata-mata dilandaskan pada tindak pemalakan dan kekerasan. Dalam konteks demokrasi elektoral di Indonesia, mereka pun berhasil menjadi perantara antara politik informal jalanan dengan politik formal parlemen. Bagaimana mereka memanfaatkan posisi ini untuk meningkatkan daya tawar mereka, dan bagaimana dunia politik formal memanfaatkan layanan mereka akan sangat memengaruhi masa depan kehidupan sosial-politik di Indonesia.

Untuk pembelian, klik di sini!


0 comments:

Post a Comment

 

Contact Us

Follow Us on Social Media

Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Total Pageviews